Penyakit Lupus

Penyakit Lupus atau systemic lupus erythematosus adalah penyakti yang kronis autoimun yang terjadi karena produksi antibodi (zat kekebalan tubuh) berlebihan. Penyakit lupus dapat berakibat fatal jika tidak terdiagnosis dan ditangani sejak dini. Banyak gejala yang ditimbulkan oleh penyakit lupus yang menyerupai penyakit ini. Karenanya penyakit ini sering disebut “peniru ulung”.

Penyakit Lupus

Penyakit lupus sering menyerang wanita dalam usia produktif. Gejala umumnya dalah demam, rasa lelah berkepanjangan, rambut rontok, dan pegal-pegal otot. Ruam-ruam merah pada wajah yang menyerupai kupu-kupu, lemas dan kerontokan rambut merupakan ciri yang paling sering terjadi pada penderita lupus.

Penyakit lupus sendiri dibagi menjadi tiga jenis yaitu LSE (lupus Erythematosus Systemic), lupus discoid dan lupus obat (terjadi karena efek samping obat).

Penyakit lupus tidak menular dan tidak dapat dikatakan sebagai penyakit keturunan. Hingga kini, tingkat prevalensi penderita lupus akibat faktor genetik hanya mencapai 10%. Faktor yang diduga sangat berperan memicu munculnya penyakit lupus adalah lingkungan, seperti paparan sinar matahari, stres, beberapa jenis obat, dan virus.

Penyakit Lupus

Penyakit Lupus

Penyakit lupus biasanya dihubuungkan dengan suatu sistem imun atau sistem kekebalan di dalam tubuh, dimana sistem kekebalan ini menyerang tubuh penderitanya sendiri yang disebut sebagai penyakit autoimun. Di negara maju seperti negara Amerika sekalipun, penyakit ini terjadi sebanyak 16.000 kasus baru dalam setiap tahunnya, dan menurut salah satu survey yang dilakukan kebanyakan jumlah dari penderita lupus lebih banyak dibandingkan dengan orang yang menderita penyakit AIDS, serebral palsi, multiple selerosis dan juga yang lainnya.

Jenis Penyakit Lupus

Penyakit lupus terbagi menjadi 3:

  1. Cutaneus lupus
    Penyakit ini sering disebut dengan istilah discoid dimana penyakit ini biasanya hanya lebih sering menyerang bagian kulit saja. Untuk mengetahui gejala penyakit lupus jenis ini adalah : munculnya ruam yang terjadi di leher, kulit kepala dan juga ruam yang muncul diseluruh tubuh, dan juga pada salah satu bagian tubuh atau juga dibagian seluruh tubuh yang warnanya merah sampai menimbulkan sisik, terkadang juga menyebabkan gatal-gatal dan juga hampir pada semua jenis golongan ini biasanya akan berubah menjadi sistemik.
  2. Sistemik lupus
    Penyakit lupus jenis ini biasanya lebih menyerang ke bagian organ tubuh misalnya adalah bagian sendi, otak atau juga saraf, darah, pembuluh darah paru-paru, ginjal, jantung, hati serta organ mata. Penyakit lupus jenis ini adalah salah satu bentuk jenjang penyakit lupus yang lebih parah dan lebih berat karena jenis ini biasanya lebih banyak menyerang organ-organ vital baik terjadi satu atau juga pada beberapa organ vital yang lain.
  3. Drug Induced Lupus (DIL)
    Penyakit lupus ini muncul setelah seseorang menggunakan obat-obatan jenis tertentu. Misalnya adalah obat antibiotik dengan golongan silfa, obat-obatan antituberkulosa seperti INH, dan golongan obat hydralazin untuk penyakit hipertensi dan jenis golongan obat prokainamid untuk penyakit jantung. Namun untuk beberapa tahun terakhir ini obat hydralazin dan obat prokinamid sudah jarang untuk digunakan.

Hingga saat ini penyebab penyakit lupus masih belum diketahui, dan disebutkan bahwa selain akibat faktor genetik, faktor hormonal atau stres dan juga faktor lingkungan yang berperan penting memberikan pengaruh untuk menstimulus penyakit lupus terjadi. Namun harus diketahui bahwa penyakit lupus tidak menular dan juga sebagian besar penderita penyakit lupus adalah wanita yang berusia muda di masa produktif. Sehingga lebih sering dianggap bahwa penyakit lupus ini lebih identik dengan penyakit wanita.

Gejala Penyakit Lupus

Gejala penyakit lupus yang muncul sangat bervariasi, semua tergantung dari bagian tubuh mana yang diserang. Kalaupun bagian tubuh yang diserang sama, biasanya gejala atau tanda penyakit lupus yang muncul juga berbeda pada setiap individu. Itu mengapa seseorang penderita penyakit lupus menjadi sulit untuk terdeteksi secara dini. Dan bahkan penyakit lupus ini juga bisa menyerupai seperti gejala penyakit yang lainnya. Misalnya adalah jika yang diserang adalah dibagian darah maka penderita biasanya akan merasakan gejala seperti penyakit anemia. Dan jika yang diserang mulut, penderita akan mengalami sariawan yang tidak kunjung sembuh yang dianggap sebagai kekurangan vitamin C di dalam tubuh.

Jika penyakit lupus menyerang bagian sistem saraf yang bisa mengakibatkan terjadinya gangguan mental, kejang dan juga psikosis dan sakit kepala yang sangat berat. Sistem otot yang mengalami serangan ini biasanya akan menunjukkan beberapa gejala penyakit lupus yang terjadi dengan khas misalnya adalah rasa lemah dan juga nyeri sendi atau otot, baik yang terjadi atau juga tanpa adanya suatu pembengkakan serta menunjukkan adanya kemerahan dibagian tubuh yang terserang.

Gejala penyakit lupus yang umum muncul adalah :

  1. Bercak merah pada hidung dan pada kedua pipi yang membentuk seperti kupu-kupu. Bercak ini selanjutnya akan muncul diseluruh bagian tubuh.
  2. Rasa kelelahan dengan tingkat yang berlebihan.
  3. Nyeri sendi
  4. Penyak anemia dengan kasus parah
  5. Sesak nafas dan berat
  6. Sensitif pada sinar matahari.

Pemeriksaan yang dilakukan pada penyakit lupus adalah salah satunya dengan tindakan melakukan tes antinuclear antibodies atau ANA. Tes ini biasanya akan mendeteksi atau mengidentifikasi auto antibody atau antibody perusak yang bisa memakan sel-sel yang sangat berguna di dalam tubuh. Jika hasilnya positif maka kemungkinan besar orang ini mengalami penyakit lupus.

Penyakit Lupus


=====================================

>>> Jeli Gamat Luxor Untuk Mengatasi Penyakit Penyakit Lupus dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Lupus and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.